• Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Tugu Juang
Advertisement Banner
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud
Tugu Juang
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud

Home » Pertunjukan Teater Tonggak Menjadi Penutup Temu Teater TBJ 2022

Pertunjukan Teater Tonggak Menjadi Penutup Temu Teater TBJ 2022

by admin
24/11/2022
in Daerah, Metropolis, Ragam, Seni Budaya
0
PostTweetShareScan

Jambi, Tengganai.id – Pertunjukan berjudul ‘Lesung Luci’ dari Teater Tonggak menjadi penutup rangkaian Temu Teater Jambi 2022 pada Kamis malam (24/11/2022) di gedung Teater Arena, Taman Budaya Jambi. Lesung adalah alat tradisional dalam pengolahan padi atau gabah menjadi beras. Fungsi alat ini memisahkan kulit gabah dari beras secara mekanik. Lesung terbuat dari kayu berbentuk seperti perahu berukuran kecil.

Kepala Taman Budaya Jambi (TBJ) Eri Argawan, menjelaskan, Temu Teater Taman Budaya Jambi merupakan kegiatan akbar teater yang menginginkan terwujudnya silaturahmi intelektual, gotong royong dan perwujudan daya cipta yang pada akhirnya berlanjut menjadi sebuah ikatan bersama membangun kebudayaan secara bersama-sama.

Bacajuga

Wali Kota Jambi Gelar Buka Bersama Organisasi Masyarakat

Sidak Jelang Idul Fitri, Maulana Siapkan Revitalisasi Pasar Talang Banjar dan Talang Gulo

Tinjau Drainase di Cempaka Putih, Wali Kota Jambi Respons Keluhan Warga Soal Ancaman Banjir

Peresmian Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Jambi, Maulana: Bukti Kota Jambi Menjunjung Tinggi Toleransi

Maulana–Diza Serahkan 55 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Simpang III Sipin

Hadiri Majlis Tilawah Antarbangsa di Malaka, Wali Kota Jambi Perkuat Jejaring Budaya Melayu Islam

“Temu Teater, setelah beberapa tahun ini menjadi penting karena beberapa faktor; pertama karena Temu Teater merupakan salah satu alternatif yang memberikan jawaban dan motivasi terhadap perubahan paradigma, pola pikir dan kebiasaan kelompok teater selama ini,” ujarnya pada Kamis malam.

Dia juga menyebutkan bahwa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Temu Teater kali ini hanya melibatkan komunitas teater yang tumbuh dan berkembang di Provinsi Jambi.

“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan capaian kualitatif dari segi pelaksanaan, baik pertunjukan maupun kepanitiaan. Kita juga menginginkan tercapainya silaturahmi intelektual dan terwujudnya daya cipta. Kali ini khusus provinsi Jambi untuk meningkatkan pencapaian kualitatif pelaksanaan maupun pertunjukannya,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Didin Siroz selaku sutradara Lesung Luci mengatakan, lesung merupakan dua alat yang tidak dapat dipisahkan dalam penggunaannya. Alu tidak bisa digunakan tanpa ada lesung, begitu sebaliknya. Dulunya, alat tradisional ini digunakan untuk mengubah padi menjadi beras secara mekanik. Menggunakan tangan dan tenaga manusia.

Pekerjaannya sering disebut menumbuk padi, yaitu memisahkan kulit padi sehingga menjadi beras dengan menggunakan tangan manusia. Kulit padi yang dihasilkan disebut sekam. Padi yang akan ditumbuk harus dijemur sampai kering dengan cahaya matahari. Tujuannya agar kulit padi mudah dipisahkan dan beras yang dihasilkan tidak patah.

Dengan adanya kemajuan teknologi, menumbuk padi dengan cara tersebut tidak digunakan lagi. Sudah ada mesin untuk menjadikan padi menjadi beras. Alu dan lesung kini hanya tinggal kenangan. Kalau pun digunakan sekarang ini hanya untuk menumbuk daun pandan, atau menumbuk singkong rebus menjadi bentuk adonan kemudian diolah menjadi bahan kerupuk.

Luci sebagai alat atau tempat menaruh sesaji yang diadaptasi dari budaya masyarakat Kerinci. Luci merupakan wadah yang digunakan untuk meletakkan sesaji saat musim padi mulai berbunga. Luci digunakan dalam Prosesi upacara yang disebut tari Ngayun luci.

Tari ngayun luci dipersembahkan ke pada leluhur saat masyarakat menanam padi agar tidak dimakan burung saat musim padi mulai berbuah dan berharap mendapatkan hasil melimpah saat musim panen. Selain itu tari Ngayun luci juga bisa untuk penyembuhan penyakit pada zaman dahulu dengan mendatangkan roh-roh nenek moyang sebagai perantara penyembuhan dengan menggunakan sesajen.

“Kakitau didalam pergelaran ini tidak hanya menghadirkan gerak ataupun bentuk dari kakitau namun juga akan adanya dialog antar Kakitau yang bermimpi menjadi manusia. Dialog-dialog yang sampaikan para tokoh, bisa dicerna segala umur, bersifat edukasi dan pencerahan terkait budaya kekayaaan di provinsi Jambi khususnya Kerinci yaitu Ngayun Luci,” Jelas Didin Siroz selaku pemilik karya dan sutradara.

Teater Tonggak
Judul: LESUNG LUCI
Karya/Sutradara: Didin Siroz
Para Pemeran: Mahendra sebagai KLINONG, Tri Putra Mahardhika H sebagai PERONG dan DATUK, Mario Kuntania sebagai TOW TOW, Zander Subagja sebagai BOROK dan TOKOH, Deny Haryanto sebagai PIRAU, Putri Novita Sari sebagai Warga, Olenda Amelia sebagai Warga, Liza Lazuarmi sebagai UPIK, Puji Rahayu Setianingsih sebagai Warga, dan Nora Azizah sebagai Warga.
Penata Pemusik: Azhar MJ, pemusik: Ahmad Junaidi, Syahrul Addha DS, dan Ari Wibowo | Penyanyi: Dina Gusti Aulia | Penata Artistik: Putra Agung dan Mahendra | Penata Kostum: Latifah Siroz | Koreografer: Tri Putra Mahardhika H | Penata Rias: Liza Lazuarmi | Pimpro: Hendry Nursal. (Rif)

Tags: kesenianSenitaman budaya jambiTBJTeatertemu teater
Previous Post

Kepala TBJ Tutup Temu Teater Jambi 2022, Ini Katanya

Next Post

DPRD Kota Jambi Soroti Dampak Genangan Air terhadap Aktivitas Belajar

Next Post

DPRD Kota Jambi Soroti Dampak Genangan Air terhadap Aktivitas Belajar

DPRD Kota Jambi Jadwalkan Coffee Morning Rutin Bahas Aspirasi

DPRD Kota Jambi Apresiasi Kinerja Profesional BPK

DPRD Kota Jambi Dorong Satpol PP Bertindak Lebih Tegas 

DPRD Kota Jambi Kawal Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Discussion about this post

Peringkat

  • Oknum KPA dan Pejabat UPKBJ Muaro Jambi Diduga “Kangkangi” Aturan

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Diduga Kangkangi Aturan Soal Sanggah Banding, Ini Tanggapan Pokja UKPBJ Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Soal Dana Sewa Kapal Terbang Rp 17 M, Karo Kesramas Jambi Bungkam

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kisruh UKPBJ dan Kontrakor, Begini Respon PJ Bupati Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • PJ Bupati Muaro Jambi Lantik M Fathoni Jadi Kades Solok Kumpeh Ulu

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Pelepasan Purna Bhakti Kajati Jambi, Ini Harapan Gubernur Al Haris ke Sapta Subroto

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • AMPG Jambi Kecam Tudingan Haris Pratama Soal Airlangga Hartarto

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • DPR Minta KemenPAN-RB Siapkan Skema Jelas Terkait Nasib Tenaga Honorer

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Rahman  S Sy MH Pimpin DPC Peradi Batanghari-Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Manajemen PT Tio Logistik Cargo Jambi Diduga Menolak Bayar Gaji Pekerja

    332 shares
    Share 133 Tweet 83

TuguJuang

  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Perlindungan

Alamat kantor di Jalan HM Yusuf Singedekane Lorong Purnawira No 07 RT 21 Kelurahan Sungaiputri Kecamatan Danausipin

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Metropolis
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sen-Bud

Alamat kantor di Jalan HM Yusuf Singedekane Lorong Purnawira No 07 RT 21 Kelurahan Sungaiputri Kecamatan Danausipin