Jambi, Tengganai.id – Kepala Taman Budaya Jambi (TBJ) secara resmi menutup perhelatan Temu Teater Se-provinsi Jambi yang sudah digelar dari 21-24 November 2022 di panggung arena, Taman Budaya Jambi.
Dalam pidatonya Eri mengatakan, kegiatan temu teater ini diselenggarakan Pemerintah provinsi Jambi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Jambi UPTD Taman Budaya Jambi, didukung penuh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Dirjen Kebudayaan dalam bingkai Dana Alokasi Khusus (DAK).
Dirinya pun mengaku bahagia karena melihat beragam karya pertunjukan teater yang bersifat inovatif dan tetap menggali kekayaan tradisi maupun adat-istiadat yang di Provinsi Jambi. Tak sebatas itu, TBJ juga mengapresiasi kehadiran penonton yang turut memberikan energi positif selama pelaksanaan temu teater.
“Bersyukur kita berkesempatan mengapresiasi Temu Teater Jambi, semoga kedepan akan terus ditingkatkan. Kedepan sinergi antara seniman dan taman budaya Jambi terus meningkat. Kita tentunya mengapresiasi kehadiran kawan-kawan teater dari kabupaten, hadir dengan semangat yang luar biasa serta para apresian yang telah hadir menyaksikan. Perkembangan harus kita jaga, kedepan TBJ sudah bicara kualitas bukan kuantitas saja. Kini juga terlihat bertumbuhnya, komunitas-komunitas teater baru,” ujarnya pria berkacamata ini pada Kamis malam (24/11/2022).
Diakhir pidatonya Eri menyebut bahwa temu teater merupakan salah satu alternatif yang memberikan jawaban dan motivasi terhadap perubahan paradigma, pola pikir dan kebiasaan kelompok teater selama ini. Selain itu, temu teater menjadi ruang pertemuan gagasan dan wahana diskusi yang intensif dalam rangka penggalian gagasan penciptaan karya seni.
Seperti yang diketahui, Temu Teater Jambi 2022 menghadirkan sejumlah komunitas seni. Mulai dari, Teater Dullur, Teater Arasy Kota Sungaipenuh, Sebiduk Sedayung, Teater S Kabupaten Muaro Jambi, Sanggar Sastra HIMA PS-PBSI Universitas Batanghari, SMANEL Kabupaten Merangin, SMANDA Jambi, Teater AiR, Kertas Putih Kabupaten Batanghari, serta Teater Tonggak. (Rif)








Discussion about this post